It’s gettin scary

by Lolly

Akhir-akhir ini gue ngerasa takut. Gue baru aja mengambil suatu keputusan maha penting mengenai pekerjaan, yang kemungkinan besar akan sangat berpengaruh dalam kehidupan gue selama setidaknya setahun kedepan. Gue memang sudah mengambil keputusan tersebut, tapi gue masih aja mempertanyakan apakah keputusan yang gue ambil ini adalah keputusan yang terbaik atau enggak. Emang sih, mempertanyakan hal-hal yang belum terjadi itu sedikit enggak berguna, but I can’t help it.

Gue harus menolak pekerjaan yang sangat gue sukai, di tengah lingkungan yang sangat nyaman, dengan atasan yang secara pribadi gue kagumi; mereka bisa menghargai semua usaha gue (yang sebenernya enggak seberapa) dan mereka enggak menyepelekan gue meskipun gue hanyalah seorang bocah ingusan yang baru aja lulus kuliah.

Gue memutuskan untuk gabung ke salah satu firma terbesar di dunia, sebagai associate, dengan ritme kerja yang sangat enggak gue sukai. Sebenernya gue menyukai pekerjaannya, gue suka ilmu dan skill yang bisa gue dapatkan selama kerja disini, dan jujur aja, gue juga suka prestige dari nama besar firma ini, but I just don’t like how it consumes all my life. Life is much more beyond working, and I don’t think I’m ready to give in my life yet. To be honest, gue takut kejadian pas gue magang di awal tahun lalu kejadian lagi. I’m scared to be unhappy, I’ve been unhappy for whole 3 months and it didn’t taste good. I’m scared if I just made one of the worst decisions in my entire life.

Hari ini hari pertama gue kerja, by the way. And the good impression I have so far about the firm started to disappear. Dari jam 11 sampai jam 3, kerjaan gue adalah menunggu laptop gue di set up. Kayaknya enggak berlebihan ya kalau gue berharap laptop gue sudah siap sedia ketika gue menginjakkan kaki di kantor. Gue berharap gue gak perlu bolak-balik cuman buat cari laptop yang decent, lengkap dengan tempat laptopnya. Gue berharap semua sudah di instal dan siap gue ambil di hari pertama gue kerja. But I think I made my hopes too high. It’s partly my fault then. 

Today I also celebrated one year anniversary with my boyfriend. I’m grateful that I still have someone as awesome as him when things start to fall apart. I’m beyond amazed that someone can still love me even when I’m at my worst. The idea that someone, can find reasons everyday to keep being with me is beyond me.

Happy anniversary, Kev. I can’t say it’s a good day, but still, you were with me and I think it’s fair enough. 

 

Advertisements